Diduga Korupsi, Kadispora Ternate Janji Kembalikan Dana ke Kasda

oleh -65 views
Link Banner

@porostimur.com | Ternate: Hasil  audit BPK RI perwakilan Maluku Utara, Nomor 18C/LHP/XIX.TER/5/2018. Tanggal 22 Mei 2018, menyebut ada transaksi anggaran yang tidak wajar pada Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Ternate.

Hasil uji petik transaksi akhir tahun 2017 atas rekening koran bendahara pengeluaran Dispora di ketahui terdapat mutasi kredit (masuk) pada 22 Desember 2017 yang bukan merupakan pencairan SP2D dari kas daerah senilai Rp 85 juta.

Link Banner

Kadispora Ternate Sukarjhan Hirto diduga melakukan tindak pidana korupsi atas angaran  dana penghargaan Kota Ternate sebagai kota layak pemuda yang bersumber dari  Kementerian Pemuda dan Olahraga RI senilai Rp 100 juta pada tahun 2017.

“Dana itu sebenarnya bonus dari Kementerian Pemuda dan Olahraga. Kalau saat itu saya langsung bawah ke Ternate tidak masalah, tapi anggarannya di transfer langsung ke rekening bendahra totalnya Rp 85 juta,” kata Kadispora Kota Ternate Sukarjhan Hirto, Selasa (9/7) via pesan WhatsApp.

Baca Juga  Pesan AHY kepada Calon Jemaah Haji 2020: Tetap Sabar, Niat Ibadah Tak Ada yang Sia-sia

Sukarjan menjelaskan, ketika ITU dirinya duluan pulang ke Ternate. Setibanya do Ternate, pihak kementerian minta dirinya agar memgirim nomor rekening, guna prose’s transfer dana dimaksud.

“Kami di suruh kirim rekening untuk di transfer uangnya, makanya saya suruh bendahara kirim tapi dia pakai rekening kantor,” ungkapnya.

Menurutnya, anggaran tersebut tidak memiliki juknis. Ia mengaku, angaran telah digunakan untuk sosialisasi Perda Kepemudaan.

foto:ist

“Kan ini tidak memiliki juknis. Makanya pada saat di audit saya minta BPK untuk mengkonfirmasi ke kementerian pemuda, sebenarnya  anggaran ini di gunakan untuk  kegiatan apa,” tegas Hirto.

Sukarjan berjanji minggu ini akan mengembalikan uang tersebut ke kas daerah.

Baca Juga  Soal Covid-19, KNPI Minta Pemkot Ternate Tidak Bertindak Agresif Terhadap Warga

“Anggaran kan masuk lewat rekening Dispora makanya BPK mengira anggaran itu bagian dari pada pendapat lain-lain, sehingga dalam audit ditemukan temuan itu,” beber Hirto.

Sementara itu, sebagaimana dilaporkan sejumlah media di Ternate, Wakil Ketua DPRD Kota Ternate, Iqbal Ruray meminta Walikota Ternate agar segera memanggil Kadispora guna mempertanggungjawabkan perbuatannya.

“Saya minta walikota segera memanggil yang bersangkutan dan memerintahkan untuk mengembalikan dana tersebut me kas daerah”, tukasnya. (red)