Dorong Polnam Ikut Cari Solusi Persoalan Sampah
Bodewin juga mengingatkan bahwa keberhasilan perguruan tinggi tidak semata-mata diukur dari capaian akademik.
Menurutnya, perguruan tinggi harus mampu melahirkan sumber daya manusia yang dapat mengembangkan gagasan, menghasilkan inovasi dan menghadirkan solusi atas persoalan yang dihadapi masyarakat.
Salah satu persoalan yang secara khusus didorong untuk menjadi ruang inovasi Polnam adalah masalah sampah di Kota Ambon.
Bodewin meminta Polnam mengambil bagian melalui riset, pengembangan teknologi maupun inovasi yang dapat membantu pemerintah dalam menangani persoalan persampahan.
“Politeknik Negeri Ambon harus terus berinovasi dan bekerja sama untuk mengatasi berbagai permasalahan yang ada di Kota Ambon, termasuk persoalan sampah,” ujarnya.
Ia berharap Dies Natalis ke-39 tidak hanya menjadi agenda seremonial, tetapi menjadi momentum bagi Polnam untuk semakin memperkuat jejaring kerja sama, meningkatkan kualitas pendidikan, memperluas inovasi serta memastikan setiap lulusan memiliki daya saing.
Dengan begitu, Polnam diharapkan tidak sekadar menjadi tempat berlangsungnya proses pendidikan, tetapi tumbuh sebagai salah satu motor penggerak pembangunan SDM sekaligus mitra strategis pemerintah dalam menjawab berbagai persoalan pembangunan di Maluku.









