Oleh: Tarmidzi Yusuf, Kolumnis
Seperti halnya pengumuman hasil Pilpres 2019 yang lalu. Tampaknya Komisi Pemilihan Umum (KPU) dikabarkan akan mengumumkan Prabowo-Gibran sebagai pemenang Pilpres 2024 pada 18 Maret 2024 tengah malam. Saat rakyat sedang tidur. Prabowo-Gibran versi KPU unggul di 36 provinsi. Sedangkan pasangan Anies-Muhaimin hanya unggul di 2 provinsi, Aceh dan Sumatera Barat.
Kekalahan Prabowo-Gibran di Aceh bernasib tak baik bagi Penjabat Gubernur Aceh, Ahmad Marzuki. Mantan Panglima Kodam Iskandar Muda itu dicopot dan digantikan oleh Sekretaris Daerah Provinsi Aceh, Bustami Hamzah.
Angka kemenangan sementara Prabowo-Gibran sesuai quick count yang dirilis beberapa lembaga survei dan real count KPU melalui sistem informasi rekapitulasi alias Sirekap sebelum dihentikan penayangannya oleh KPU pada 5 Maret 2024.
Sirekap dengan pengembang ITB itu menelan dana Rp 3,5 miliar dan pengakuan KPU adanya kerja sama Sirekap dengan penyedia jasa penyimpanan server digital asal Cina, Alibaba Cloud. Ini sempat menimbulkan hura hara lantaran perhitungan suara terkunci di angka 2-5-1 persen. Dua puluhan koma sekian-sekian persen untuk paslon Anies-Muhaimin, lima puluhan koma sekian-sekian persen untuk Prabowo-Gibran, dan belasan koma sekian-sekian persen untuk Ganjar-Mahfud.










