Gempa 7.1 SR Berpotensi Tsunami, Warga Jailolo dan Sekitarnya Mengungsi

oleh -167 views
Link Banner

Porostimur.com | Jailolo: Masyarakat Kota Jailolo, Kabupaten Halmahera Barat (Halbar) dan desa-desa sekitarnya kini telah mengungsi ke tempat yang lebih tinggi, sebagian dari mereka tidur di jalanan sambil menanti perkembangan situasi, menyusul gempa 7.1 SR disertai Peringatan Dini Tsunami yang dikeluarkan oleh BMKG.

Pantauan wartawan di lapangan, beberapa tempat yang berada di ketinggian dipenuhi warga. Sebagian mengungsi ke rumah keluarga, kerabat dan sebagian berada di tempat umum yang letaknya di atas gunung.

Di Jailolo, ibu kota kabupaten Halmahera Barat, warga yang berada di tepi pantai seperti di Desa Marimbati dan warga di kecamatan Sahu dikabarkan sudah mengungsi ke tempat lebih tinggi.

“Karena peringatan dini Tsunami yang dikeluarkan BMKG, maka lebih baik menghindar,” ujar Zulfikar, salah satu warga Jailolo.

Baca Juga  Tingkatkan kompetensi guru K-13, SMASKris YKPM Ambon latih 5 sekolah

Menurutnya, gempa yang baru saja terjadi cukup lama dan kuat, sehingga sebagian besar masyarakat dalam keadaan tidur pun lari keluar rumah katena takut.

“Biasanya gempa di Malut ini bukan hanya satu kali, tapi berulang kali sehingga lebih baik mengungsi karena jangan sampai ada gempa susulan yang lebih besar disertai dengan tsunami, maka kita sudah tidak bisa lari lagi,” katanya.

Sementara itu, juru bicara BNPB Agus Wibowo meminta pemerintah Propinsi/Kab/Kota yang berada pada status “AWAS” Agar memperhatikan dan segera mengarahkan masyarakat untuk melakukan evakuasi
menyeluruh.

“Pemerintah Propinsi/Kab/Kota yang berada pada status “SIAGA”
diharap memperhatikan dan segera mengarahkan masyarakat untuk melakukan
evakuasi,” harapnya.

Baca Juga  Ternate Makin Rawan, LSM Rorano Minta Pemkot Ambil Sejumlah Langkah

Agus Wibowo juga meminta Pemerintah Propinsi/Kab/Kota yang berada pada status “WASPADA” agar memperhatikan dan segera mengarahkan masyarakat untuk menjauhi pantai. (zhulijah)