Golkar Perkuat Ekosistem Digital dan Konsolidasi Kader hingga TPS Menuju Pemilu 2029

oleh -32 Dilihat
Sekretaris Jenderal Partai Golkar Muhammad Sarmuji, menegaskan bahwa perubahan zaman menuntut partai politik untuk beradaptasi, mulai dari pola pikir, cara berkomunikasi, hingga strategi kerja politik.

Ia menekankan bahwa transformasi digital bukan lagi sekadar pilihan, melainkan kebutuhan mendasar bagi partai politik yang ingin tetap relevan di tengah perubahan perilaku masyarakat.

Pemanfaatan teknologi digital, lanjutnya, harus menjadi jembatan untuk memperkuat hubungan antara partai, kader, dan masyarakat sekaligus mendukung pengembangan organisasi dalam jangka panjang.

Sarmuji: Kinerja Politik Harus Dikomunikasikan kepada Publik

Selain menekankan pentingnya transformasi digital, Sarmuji menyoroti besarnya pengaruh media sosial dalam membentuk persepsi publik terhadap aktivitas politik. Menurutnya, berbagai hal yang berkaitan dengan Ketua Umum Partai Golkar memiliki daya tarik tinggi di media sosial dan kerap menjadi perhatian masyarakat.

Fenomena tersebut menunjukkan bahwa ruang digital telah menjadi bagian penting dalam dinamika komunikasi politik. Informasi dapat menyebar dengan cepat, sementara persepsi masyarakat terhadap suatu peristiwa atau tokoh dapat terbentuk dalam waktu singkat.

Dalam kondisi seperti itu, kerja politik tidak cukup hanya dilakukan secara faktual, tetapi juga perlu disampaikan kepada masyarakat melalui komunikasi yang tepat dan berkelanjutan.

Baca Juga  Umar Lessy: Golkar Indonesia Timur Perkuat Konsolidasi hingga Desa, Siapkan Mesin Partai Menuju Pemilu 2029

Kinerja di lapangan, menurut pandangan yang disampaikan dalam forum tersebut, berisiko tidak diketahui publik secara luas apabila tidak diikuti penyampaian informasi yang efektif. Karena itu, kader Golkar didorong untuk lebih aktif memanfaatkan media digital guna mengomunikasikan program, kegiatan, dan kontribusi partai kepada masyarakat.

No More Posts Available.

No more pages to load.