Pdt. Sapulette menegaskan, pencapaian yang diraih oleh Likumahwa dan Titaley haruslah diapresiasi sebab mampu memberi warna bagi kualitas sumber daya pelayan di GPM.
Untuk diketahui, keduanya diwisuda dengan predikat yang membanggakan. Likumahwa mendapatkan predikat Cumlaude dengan judul Disertasi “Imajinasi Nasionalisme dari Masyarakat Maneo di Kaki Gunung Murkele, Seram Utara, Kab. Maluku Tengah”. Sedangkan Titaley mendapatkan predikat Pujian dengan judul Thesis “Budaya Keluarga Sebagai Local Wisdom Membangun Perdamaian (Suatu Pendekatan Teologi Kontekstual di Negeri Waraka)”.
Acara ini dihadiri oleh Penjabat Gubernur Ir. Sadali IE, M.Si., IPU yang turut memberi motivasi bagi wisudawan/wisudawati untuk bersiap menghadapi distraksi dalam dunia kerja. Motivasi ini diharapkan dapat menjadi alat bantu untuk mempersiapkan diri masuk dalam dunia kerja.
Sementara itu, Rektor Universitas Kristen Indonesia Maluku Dr. Henky H. Hetharia, M.Th, dalam sambutannya mengharapkan bahwa para wisudawan/wisudawati dapat mengabdikan ilmu dan kompetensi untuk pengembangan gereja, masyarakat dan proses pembangunan pendidikan bangsa dan negara. Tentu harapan ini dapat menjadi motivasi bagi 440 orang yang diwisudahkan hari ini. (red/gpm)









