Hasil RDP Dishub Maluku dan Dharma Indah, Pelayanan Dasar Penumpang Kapal Diduga Masih Terabaikan

oleh -782 Dilihat
Rapat dengar pendapat (RDP) antara Dinas Perhubungan Provinsi Maluku dan PT Pelayaran Dharma Indah selaku operator kapal cepat rute Tulehu–Amahai tidak hanya membahas polemik tarif tiket, tetapi juga menyoroti persoalan pelayanan dasar bagi masyarakat pengguna jasa.

Sejumlah kebutuhan dasar seperti kebersihan kapal, kenyamanan tempat duduk, keselamatan penumpang, ketersediaan fasilitas dasar, penyampaian informasi pelayaran hingga kesiapan menghadapi kondisi darurat merupakan bagian penting dari pelayanan transportasi laut.

Jika aspek-aspek tersebut tidak mendapat perhatian yang memadai, maka persoalan pelayanan publik tetap akan muncul meskipun persoalan tarif telah diselesaikan.

Karena itu, Dinas Perhubungan Provinsi Maluku didorong tidak hanya berfokus pada aspek tarif dan operasional pelayaran, tetapi juga memastikan standar pelayanan kepada pengguna jasa benar-benar diterapkan oleh operator.

Pengawasan terhadap pelayanan menjadi penting untuk memastikan masyarakat mendapatkan haknya sebagai pengguna jasa transportasi laut.

Dharma Indah Diminta Tindak Lanjut Masukan RDP

Di sisi lain, PT Pelayaran Dharma Indah diharapkan memberikan perhatian terhadap berbagai masukan yang mengemuka dalam RDP tersebut.

Baca Juga  Laporan CIA Sebut Israel Akan Hancur karena Perang Saudara dan Konflik Berkepanjangan

Pembenahan pelayanan tidak semestinya dipandang semata-mata sebagai beban tambahan bagi operator, tetapi sebagai bagian dari tanggung jawab dalam memberikan jasa transportasi kepada masyarakat.

Terlebih, rute Tulehu–Amahai memiliki peran penting dalam menunjang konektivitas masyarakat Maluku. Karena itu, kualitas pelayanan menjadi salah satu faktor yang turut menentukan kepercayaan masyarakat terhadap moda transportasi tersebut.

No More Posts Available.

No more pages to load.