Heboh, panser terbalik di ruas jalan Batu Merah

oleh -62 views
Link Banner

@Porostimur.com | Ambon : Warga yang sementara beraktivitas di bilangan Jalan Sultan Hasanudin dan Jalan Jenderal Sudirman, Negeri Batu Merah, Kecamatan Sirimau, dihebohkan dengan terbaliknya 1 unit kendaraan tempur jenis panser, Selasa (7/8) siang.

Tank jenis Panser buatan Korea ini milik Detasemen Kavaleri (Denkav) 5 BLC dengan nomor 3268 XVI/Pattimura, dikendarai oleh Praka Dirhan (31) dan Pratu Arif (28) dan Lettu W.G.

Kendaraan panser dimaksud sementara berada dalam rombongan yang hendak melakukan perjalanan ke Desa Suli, Kecamatan Salahutu, Kabupaten Malteng, guna memenuhi jadwal rutin latihan tempur.

Sayangnya, saat berada di ruas jalan dimaksud, panser diduga mengalami kehilangan kendali dan terbalik serta menimpa 1 unit mobil merk Kijang jenis Avanza bernopol DE 1599 AF.

Link Banner

Mobil yang tertimpa panser ini turut mengalami kerusakan body pada bagian samping kanan.

Baca Juga  Karantina Pertanian Manado Gagalkan Penyelundupan 18 Ekor Unggas ke Maluku dan Papua

Sementara penyebab terbaliknya kendaraan tempur dimaksud masih diselidiki oleh Pomdam XVI/ Pattimura.

Terpisah, saat berhasil dikonfirmasi wartawan via sambungan telepon seluler, Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) XVI/Pattimura, Kolonel (Arm) Sarkistan Sihaloho pun membenarkannya.

Seusai laporan yang diterima pihaknya, tegasnya, saat sedang melaju hendak menuju lokasi latihan temur, kendaraan dimaksud mengalami ganggunan pada sistem kemudi.

Dimana, peralatan kemudi tiba-tiba terkunci sehingga pengemudi, Praka Dirhan, tidak mampu mengendalikannya dan memilih menepikannya ke sebelah kiri ruas jalan.

Sayangnya, akunya, saat menepi inilah panser menabrak taman pembatas jalan dan terguling ke bawah.

”Untuk sementaranya pengemudi tank jenis panzer tidak mengalami masalah. Namun Komandan kendaraan, Lettu WG dan penembak senapan dari kendaraan tersebut, Pratu Arif, telah dibawa ke RSUD Dr Latumenten, karena bagian dada mereka terbentur ke dinding tank. Untuk evakuasi kendaraan, dipastikan akan segera dievakuasi oleh Kodam XVI/Pattimura dan akan mendirikan kendaraan tersebut,” pungkasnya. (keket)