“Jadi ini bukan permintaan satu dua orang sebetulnya. Ini permintaan banyak masyarakat bahwa KSP itu diisi oleh the right man on the right place,” sambungnya.
Mengaku-ngaku Ketum Demokrat
Kepala Badan Komunikasi Strategis DPP Partai Demokrat (PD) Herzaky Mahendra Putra mengatakan Kepala Staf Presiden, Moeldoko seharusnya tidak lagi menggunakan atribut Partai Demokrat, apalagi sampai mengaku-ngaku Ketua Umum. Pasalnya, kepengurusan Moeldoko melalui hasil kongres luar biasa (KLB) Deli Serdang sudah ditolak pemerintah.
Pernyataan Herzaky itu menanggapi klaim Moeldoko tentang status dan posisinya sebagai Ketum Partai Demokrat. Atribut itu digunakan Moeldokk saat mengucapkan berduka cita terhadap sejumlah bencana alam yang belakangan terjadi, melalui gambar yang tersebar di media sosial.
Mengutip pernyataan Ketum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono, Herzaky mengatakan sikap Moeldoko tersebut memalukan sekaligus menjijikan.
“Ketua Umum Partai Demokrat yang sah, yaitu Agus Harimurti Yudhoyono bahwa beliau sendiri kehabisan kata-kata, kehilangan kata-kata untuk mengomentari sikap yang sangat memalukan dan menjijikan ini. Mengaku-ngaku suatu status yang tidak dimiliki,” kata Herzaky dalam diskusi secara daring, Ahad (18/4/2021).




