Hindari Kesan Abuse Of Power, Jokowi Diminta Pecat Moeldoko

oleh -50 views

Porostimur.com | Jakarta: Direktur Eksekutif Voxpol Center Pangi Syarwi Chaniago memandang. Presiden Jokowi perlu memberhentikan Kepala Staf Presiden Moeldoko dengan tidak hormat. Langkah itu diperlukan seiring manuver Moeldoko dalam mengambil alih kepemimpinan Partai Demokrat.

Pangi mengatakan, Moeldoko perlu dicopot untuk menghindari Jokowi dari persepsi publik bahwa ada keterlibatan orang nomor satu di Indonesia itu dalam aksi Moeldoko terkait Partai Demokrat.

“Ini kan bentuk dari bagaimana presiden agar tidak terkesan abuse of power itu terjadi bahwa presiden sangat profesional bahwa jabatan yang beliau pegang sebagai jabatan publik sebagai kepala staf kepresidenan itu inti dari Istana juga. Nah sangat disayangkan kalau kemudian beliau (Moeldoko) tidak ditegur kemudian tidak diberhentikan,” kata Pangi dalam diskusi virtual, Ahad (18/4/2021).

Baca Juga  Presiden Prabowo Hadiri Groundbreaking Proyek Gas Abadi Blok Masela Secara Virtual

Pangi berujar pandangan dirinya agar Moeldoko dicopot sudah sejak awal saat mengetahui keterlibatan eks Panglima TNI itu dalam kekisruhan di Partai Demokrat. Menurut Pangi pendapat serupa juga banyak disampaikan pengamat, tokoh, lembaga survei dan berbagai kalangan.

“Kalaupun tidak diberhentikan dengan hormat mungkin bisa pilihan-pilihan lain yang agak lebih soft tidak terlalu keras. Misalnya pemindahan kepada pos-pos strategis lain tidak harus di KSP. Karena itu bersentuhan suara atau representasi dari pejabat negara, kepresidenaan,” kata Pangi.