HUT Adhyaksa, Kejari Manokwari musnahkan BB

oleh -32 views
Link Banner

@Porostimur.com | Manokwari : Memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Ahyaksa ke-58, Kejaksaan Negeri (Kejari) Manokwari menggelar pemusnahan sejumlah barang bukti (BB), Senin (23/7).

Adapun barang bukti (BB) yang dimusnahkan Kejari Manokwari ini berasal dari perkara yang telah dinyatakan in kracht oleh Pengadilan Negeri (PN) Manokwari, dengan total taksiran nilai mencapai Rp 1 milyar.

Hal ini dibenarkan Kepala Kejaksaan Negeri Manokwari, Agus Joko Santoso, saat berhasil dikonfirmasi wartawan, usai kegiatan pemusnahan.

Menurutnya, BB yang dimusnahkan di antaranya 172 botol miras jenis Vodka Robhinson, 14 botol miras jenis Chivas Regal, 230 liter miras jenis cap tikus, 260 bungkus narkotika jenis ganja kering dan 2 karung narkotika jenis ganja kering seberat 2 kg, serta 70 bungkus narkotika jenis sabu.

Link Banner

Dimana, BB yang dimusnahkan ini berasal dari beberapa jenis perkara yakni 24 kasus perkara narkotika, 6 kasus perkara pangan, 3 kasus perkara kesehatan, 2 kasus perkara judi, 1 kasus perkara migas dan 1 kasus perkara tindak pidana ringan (tipiring).

Baca Juga  Ketua KPK Sebut Korupsi Sektor Swasta Punya Korelasi dengan Kepala Daerah dan Pilkada

Dijelaskannya, dalam periode Januari hingga Juli 2018, pihaknya menerima dan memeriksa sebanyak 175 Surat Perintah Dilakukannya Penyidikan (SPDP).

Dimana, dari total tersebut 150 perkara telah dinyatakan lengkap (P21) dan telah dilimpahkan ke PN Manokwari.

Dalam prosesnya, akunya, 148 perkara sudah dinyatakan in kracht dan telah dilakukan eksekusi oleh pihaknya.

Dijelaskannya, untuk tipiring terdapat sebanyak 5 perkara dan perkara lalu lintas sebanyak 3 kasus.

Namun untuk tindak pidana khusus (tipidsus), tegasnya, hanya ada 2 perkara, dimana masing-masing masih pada tahap penyelidikan dan penyidikan.

Khusus untuk tahap tuntutan dan untuk eksekusi, terangnya, terdapat perkara korupsi sebanyak 7 kasus yang telah dieksekusi.

Ditambahkannya, masih ada 6 kasus korupsi yang sementara ditangani pihaknya.

Baca Juga  Wagub Malut Terima Empat Lembar Penetapan Warisan Budaya Tak Benda Dari Menteri Pendidikan Dan Kebudayaan

”Penanganan pekara korupsi untuk tahun 2018, sebanyak 6 perkara. Dalam tahapan tuntutan untuk eksekusi, ada 7 perkara yang sudah finish,” pungkasnya. (jefri)