Selanno : Belum ada penerimaan CPNS tahun 2018

oleh -43 views
Link Banner

@Porostimur.com  | Ambon : Maraknya informasi terkait penerimaan calon pegawai negeri sipil (CPNS) yang disuarakan dalam media massa dan media sosial, akhirnya diklarifikasi Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon.

Apalagi, sudah ada warga Kota Ambon yang termakan isu ini dan menjadi korban oknum yang tidak bertanggung jawab.

Menurut Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kota Ambon, Benni Selanno, saat berhasil dikonfirmasi wartawan, di ruang kerjanya, Rabu (25/7), pembukaan pendaftaran CPNS di seluruh wilayah Republik Indonesia harus didahului dengan penetapan formasi yang ditetapkan oleh Menteri Pendayagunaan Aparatur dan Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB).

”Seluruh proses itu, setelah dilakukan oleh pemerintah kabupaten/kota dan provinsi, maka MenPAN-RB akan mengundang seluruh gubernur, walikota dan bupati untuk menerima formasi,” ujarnya.

Link Banner

Tentang adanya formasi yang sudah ditetapkan oleh MenPAN-RB seperti yang sudah digunjingkan dalam media sosial dan media massa, juga dibantahnya.

Baca Juga  Cetak Prajurit Penerangan, Kodam XVI/Pattimura Gelar Pelatihan Jurnalistik

Menurutnya, selaku penanggung jawab kegiatan penerimaan CPNS di seluruh wilayah Indonesia, MenPAN-RB RI tak pernah memuat pengumuman ataupun pemberitaan pada media sosial maupun media lainnya, terlebih yang berujung pemerasan kepada warga negara yang hendak mendaftar.

”Formasi yang ditetapkan menpan tidak pernah dimuat dalam media sosial dan media-media lainnya yang bisa dijadikan asumsi atau alat untuk orang lain memeras yang lain. Sampai saat inipun, MenPAN pun belum panggil gubernur, walikota dan bupati, untuk menerima formasi,” jelasnya.

Diharapkannya, dengan adanya pernyataan dari pihaknya selaku perwakilan pemerintah, khususnya sebagai lembaga yang membawahi masalah kepegawaian, maka masyarakat menjadi sadar dan tidak menjadi korban tindak penipuan oleh oknum-knum yang tidak bertanggung jawab.

Baca Juga  Polisi Sudah Periksa Dua Orang Terkait Proyek Air Bersih di Kantor Bupati Kepulauan Sula

Oleh karena itu, hati-hati bagi masyarakat yang mendapat telepon tertentu, dengan formasi tertentu, bisa dibantu tertentu dengan biaya tertentu. Di Kota ambon sudah ada yang korban akibat ini. Semua yang beredar ini saya katakan hoax, berita tidak benar,” tegasnya.

Ditambahkannya, dalam proses penerimaan CPNS itu sendiri, MenPAN-RB akan menyampaikan undangan kepada kepala daerah khususnya pejabat pembina kepegawaian, secara tertutup.

Dimana, berdasarkan undangan itulah pejabat pembina kepegawaian kemudian bisa melakukan pengumuman tentang penerimaan CPNS secara terbuka.

”Karena itu yang sesungguhnya selama ini MenPAN akan mengundang dan formasi itu secara tertutup kepada pejabat pembina kepegawaian. Nanti kalau di daerah, baru pejabat kepegawaian kemudian membuat pengumuman resmi, itu baru sah. Ketika MenPAN memberikan informasi, kita bagikan itu baru sah, mulai pendaftaran, tahap-tahap, sampai penentuan kelulusan. Jadi masyarakat harus hati-hati dan waspada,” pungkasnya. (keket)