Menurutnya, kepercayaan masyarakat yang tinggi terhadap TNI merupakan hasil dari pengabdian yang harus dijaga sebagai kehormatan sekaligus amanah.
Panglima TNI Tekankan Lima Nilai PRIMA
Dalam amanatnya, Panglima TNI menekankan bahwa penguatan organisasi, termasuk peningkatan kesejahteraan prajurit dan ASN serta modernisasi alat utama sistem persenjataan (alutsista), harus diikuti peningkatan kompetensi dan profesionalisme.
Prajurit dituntut mampu mengoptimalkan seluruh sumber daya yang dipercayakan kepada TNI sekaligus mempertanggungjawabkannya sesuai aturan.
Panglima TNI juga mengingatkan adanya perubahan lingkungan strategis, ketidakpastian global, dinamika ruang informasi, serta berbagai ancaman terhadap keutuhan wilayah yang harus diantisipasi.
Untuk menghadapi tantangan tersebut, lima nilai utama yang terangkum dalam konsep PRIMA ditekankan sebagai pedoman pengabdian prajurit, yakni Profesional, Responsif, Integratif, Modern dan Adaptif.
Profesional berarti prajurit harus menguasai tugas dan tanggung jawab, meningkatkan kemampuan melalui latihan, serta menjalankan tugas dengan taat hukum dan penuh integritas.
Responsif menuntut prajurit peka terhadap perubahan lingkungan tugas, mampu mengenali potensi ancaman sejak dini dan bertindak cepat serta terukur.










