Porostimur.com, Ambon – Selama ini merasa terintimidasi dengan ulah dari pihak ketiga Bumi Perkasa Timur (BPT), yang mengelola Pasar Mardika, Ikatan Pedagang Pasar Mardika Ambon (IPPMA) minta pengelolaan pasar dikembalikan kepada pemerintah daerah.
Hal tersebut dikemukakan oleh ketua IPPMA Rudiman Tewe, dalam rapat bersama Pansus Pasar Mardika DPRD Maluku, Senin (19/6/2023) di ruang rapat paripurna.
“Kami menolak pengelolaan Pasar Mardika oleh pihak ketiga. Supaya jangan ada gontok-gontokan, agar lebih terakomodir, kami minta pemerintah daerah mengambil alih pengelolaan pasar,” ucapnya.
Ridwan mengatakan, IPPMA menaungi lebih dari 781 anggota, by name by address dan itu valid sebelum revitalisasi Pasar Mardika.
Menurut dia, Pasar Mardika yang akan diresmikan memiliki beberapa lantai dan fasilitas mewah seperti tangga eskalator maupun lift. Untuk menghindari kesemrawutan pihaknya meminta agar jangan ada lagi pedagang di pelataran dan lorong-lorong seperti yang ditetapkan pemerintah.
“Jika ada kebijakan jualan di emperan pasar kami juga akan turun ke emperan, biar adil agar tidak ada yang saling untung rugi disini,” tukasnya.
Dirinya juga menekankan, jangan ada pihak-pihak yang mengatakan para pedagang bukan orang Maluku, karena seluruh pedagang memegang KTP sebagai warga kota Ambon dan Maluku.









