Israel Rampas 18 Persen Wilayah Tepi Barat dalam Dua Tahun, Permukiman Ilegal Meluas

oleh -9 Dilihat
Masjid dibakar penjajah Israel di Tepi Barat. Foto/al jazeera

Menurut dia, perluasan pos permukiman berpotensi membatasi akses petani terhadap tanah mereka, menghambat penggembalaan ternak, serta menyulitkan warga memperoleh air dan memanfaatkan sumber daya alam lainnya.

QNN melaporkan, Yasuf selama ini menghadapi tekanan dari permukiman ilegal di sekitarnya, termasuk Kfar Tapuach dan Rehelim. Dalam beberapa tahun terakhir, sejumlah pos permukiman pastoral juga didirikan di sekitar desa tersebut, sehingga memperluas tekanan terhadap wilayah pertanian dan ruang hidup masyarakat.

Berbagai insiden yang dilaporkan terjadi di kawasan itu mencakup penebangan dan pembakaran pohon zaitun berusia tua, pembatasan akses petani ke lahan yang hanya dibuka dalam periode singkat setiap tahun, serta serangan berulang terhadap rumah-rumah penduduk di pinggiran desa.

Baca Juga  Nakhoda Kapal Bantah Anggota Ditpolairud Malut Terlibat Pengangkutan Besi Tongkang di Halsel

Pendirian pos baru di Wadi Yasuf menjadi bagian dari ekspansi permukiman yang terus berlangsung di Kegubernuran Salfit. Perluasan blok permukiman Ariel juga dikhawatirkan semakin mengancam kesinambungan geografis antara wilayah Tepi Barat bagian utara dan tengah.

Laporan tersebut menyoroti bagaimana pembangunan jalan khusus permukiman, tembok pemisah, dan pendirian pos-pos pastoral secara bertahap mengisolasi desa-desa Palestina. Kondisi ini membuat akses warga terhadap lahan pertanian, kebun zaitun, dan sumber daya alam semakin terbatas.

No More Posts Available.

No more pages to load.