Kembangkan Rumput Laut, Pemkab Malra Siapkan 100 Ha Lahan dan Bangun Laboratorium

oleh -16 views

Porostimur.com, Langgur – Kementerian Kelautan dan Perikanan menjadikan Kabupaten Maluku Tenggara dan dua daerah di Indonesia sebagai modeling sentra budidaya rumput laut. Dua daerah itu adalah Wakatobi, Sulawesi Tenggara dan Rote Ndao Provinsi Nusa Tenggara Timur.

Untuk mewujudkan Maluku Tenggara (Malra) sebagai wilayah permodelan budidaya rumput laut, Pemda Malra menyiapkan 100 hektar lahan di ohoi (desa) Durtawun dan Dunwuhan untuk kepentingan dimaksud.

Selain menyiapkan lahan, Pemda Malra bekerjasama dengan Kementerian Kelautan dan Perikanan membangun laboratorium kultur jaringan.

“Keberadaan laboratorium kultur jaringan untuk mengembangkan rumput laut sebagai komoditas unggulan daerah,” kata Penjabat Bupati Malra Jasmono dalam keterangan tertulis, Sabtu (29/6/2024).

Jasmono bilang, selama ini masyarakat di daerah berjuluk Larvul Ngabal itu sudah sangat akrab dengan pengembangan budidaya rumput laut. Lahan 100 hektar kata Jasmono, peruntukannya juga akan digunakan untuk proses pengeringan rumput laut.

Baca Juga  Final Euro 2024: Spanyol vs Inggris, Siapa yang Lebih Berpeluang Juara?

“Khusus pembangunan laboratorium, bertujuan untuk mengatasi masalah ketersediaan benih rumput laut,” ujarnya.

Laboratorium ini akan dimanfaatkan untuk membuat cikal bakal bibit rumput laut melalui rekayasa teknologi kultur jaringan, sehingga diharapkan dapat memenuhi kebutuhan dan ketersediaan bibit rumput laut di Malra.

No More Posts Available.

No more pages to load.