Kepulauan Sula Masuk Dalam Wilayah Rawan Bencana Banjir

oleh -8 views

“Dilihat dari jenis bencana yang tinggi dalam konteks curah hujan yang tinggi akibat terjadinya banjir, maka perlu BPBD Sula harus punya peran penting dalam melakukan kegiatan-kegiatan mitigasi. Kegiatan mitigasi itu juga berbentuk mitigasi struktural maupun non struktural,” ujarnya.

Dalam konteks non struktural, kata Taufik, menyangkut dengan penyadaran masyarakat maupun pelaku yang dapat mengakibatkan terjadinya banjir. Sedangkan mitigasi struktural tidak serta merta melekat pada BPBD Provinsi, namun itu juga melekat lansung pada kementerian dalam hal ini balai wilayah sungai (BWS), dan untuk daerah itu melekat pada Dinas PUPRPK dan Perkim.

“Jadi untuk konteks penanganan secara struktural, itu BPBD menjadi kordinator bukan pelaksana. Sebab fungsi BPBD itu ada tiga, yakni komando, koordinator, dan pelaksana,” jelasnya. (ifo)

No More Posts Available.

No more pages to load.