Porostimur.com, Jakarta – Anggrek, mengaku meski suka uang, namun salah satu ayam kampus ini mengaku tak mesti bayar ketika main dengannya. Ada yang gratisan. Salah satunya kalau dia yang naksir duluan. Katanya, dia suka gatel kalau lihat cowok ganteng.
Ayam kampus merupakan istilah yang lazim bagi mahasiswi yang jual diri menjadi pekerja seks komersil (PSK). Mereka bisa ‘main’ bersama dosen, mahasiswa lain, atau pelanggan di luar kampus.
Menyandang sebagai ‘ayam kampus’, tentu harganya berbeda. Mereka kerap mematok harga tinggi untuk sekali main dengan palanggannya.
Seperti diceritakan Anggrek (bukan nama sebenarnya) ketika menjadi bintang tamu Youtube Bincang Ranjang. Kepada Anisa Alatas sebagai host, Anggrek bercerita dia terjun menjadi ayam kampus karena melihat teman mahasiswi lain yang awalnya berpenampilan biasa-biasa saja berubah menjadi berpakaian seksi dan bedak menor, serta bisa beli barang yang mahal-mahal.
“Akhirnya tanya kok bisa begini. Kemudian dijawab ‘Aku jadi gini jadi ayam kampus’,” kata Anggrek.
Sejak itu dia pun tertarik menjadi ayam kampus. Dia ikut grup atau geng ayam kampus. Pelanggannya bisa datang setelah dipromosikan teman satu geng ayam kampus. Selain melalui circle sesame ayam kampus, Anggrek juga membuka memasarkan diri lewat WhatsApp.









