Porostimur.com, Dobo – Kekecewaan terhadap pembayaran sisa pekerjaan proyek yang tak kunjung diterima membuat seorang kontraktor di Kabupaten Kepulauan Aru, Devis Pattiselano, meluapkan protes dengan membakar ban di depan Kantor Dinas Pendidikan Kabupaten Kepulauan Aru, Senin (28/9/2026).
Aksi tersebut berlangsung sekitar pukul 14.00 WIT. Devis, yang merupakan pemilik CV Ursia Urlima dan CV Natasya Pratama, mengaku kecewa karena sisa pembayaran sejumlah pekerjaan yang telah dilaksanakan pada Tahun Anggaran (TA) 2024 dan 2025 belum juga dicairkan.
Total tunggakan yang dipersoalkannya mencapai sekitar Rp1,09 miliar.
Devis sebelumnya mendatangi Kantor Dinas Pendidikan Kabupaten Kepulauan Aru untuk bertemu Kepala Dinas Pendidikan, Aris Gainau. Kedatangannya untuk mempertanyakan kejelasan pembayaran sejumlah proyek yang dikerjakan perusahaannya.
Namun, upaya tersebut tidak membuahkan hasil. Devis mengaku tidak dapat bertemu dengan kepala dinas karena yang bersangkutan disebut sedang tidak berada di tempat.
Kondisi itu membuat Devis semakin kecewa. Ia menilai terdapat kesan saling lempar tanggung jawab di internal Dinas Pendidikan terkait penyelesaian administrasi dan pembayaran pekerjaan yang menjadi haknya sebagai penyedia.









