De la Fuente mengatakan, mentalitas untuk tetap tenang dalam tekanan menjadi salah satu kunci keberhasilan timnya sepanjang turnamen.
“Kami tidak takut menghadapi penderitaan itu. Justru dalam situasi seperti itulah kami kembali menunjukkan bahwa tim ini siap menghadapi apa pun. Ketika mampu melewati masa-masa sulit bersama, hasil akhirnya akan terasa jauh lebih indah,” tuturnya.
Kemenangan atas Argentina sekaligus mengakhiri penantian 16 tahun Spanyol untuk kembali menjadi penguasa sepak bola dunia. Bagi De la Fuente, gelar tersebut menjadi bukti bahwa proyek jangka panjang yang dibangun dengan konsisten, berlandaskan filosofi permainan yang jelas, kekompakan, dan kepercayaan antarpemain, pada akhirnya mampu membawa La Roja kembali ke puncak dunia.
(red/dts/beritasatu)
Porostimur.com berkomitmen memberikan fakta jernih, terpercaya, dan berimbang. Simak berita dan artikel terbaru kami di: WhatsApp Channel porostimur.com









