Porostimur.com, East Rutherford – Pelatih Timnas Spanyol, Luis de la Fuente, tak mampu menyembunyikan rasa harunya setelah mengantarkan La Roja menjuarai Piala Dunia 2026. Baginya, kemenangan 1-0 atas Argentina di partai final bukan sekadar keberhasilan mengangkat trofi, melainkan puncak dari proses panjang membangun tim yang berpegang teguh pada filosofi permainan, kebersamaan, dan kesabaran.
Gelar dunia yang diraih di MetLife Stadium, Senin (20/7/2026) dini hari WIT, menjadi yang kedua dalam sejarah Spanyol setelah sukses pertama pada edisi 2010. De la Fuente menegaskan, keberhasilan itu merupakan buah dari komitmen seluruh pemain yang selama bertahun-tahun berkembang dengan identitas permainan yang sama.
“Saya sangat bangga dengan generasi pemain ini. Mereka tumbuh bersama ide permainan yang sama, setia pada filosofi itu, lalu terus menyempurnakannya. Mereka memberi contoh tentang arti sebuah kelompok, sebuah tim, dan sebuah keluarga. Mereka adalah pesepak bola hebat dengan potensi dan bakat yang luar biasa,” kata De la Fuente, dikutip dari laman FIFA.
Pelatih berusia 65 tahun itu mengaku trofi Piala Dunia memiliki makna yang sangat emosional karena diraih melalui perjalanan panjang yang dilalui bersama para pemain.









