Porostimur.com, Medan – Bencana banjir besar yang melanda sejumlah wilayah Sumatra tak hanya mengguncang Indonesia, tetapi juga menarik perhatian media internasional. The New York Times menurunkan laporan berjudul “Where Floodwaters Turned Piles of Timber Into Floating Battering Rams”, menyoroti pemandangan luar biasa: tumpukan kayu gelondongan yang terseret banjir dan berubah menjadi pelantak mematikan.
Curah hujan ekstrem mengguyur ujung utara Sumatra selama tiga hari, dengan satu wilayah di Aceh mencatat hujan 16 inci hanya dalam sehari. Empat desa tersapu bersih. Lebih jauh ke selatan, banjir bandang justru membawa ancaman baru: gelondongan kayu dalam jumlah besar yang menghantam rumah-rumah warga di Sumatra Utara.
“Ke mana pun Anda memandang—kiri dan kanan di sepanjang jalan—ada tumpukan kayu,” kata relawan Sarma Hutajulu dari Kecamatan Tukka. “Itulah yang menghantam rumah-rumah warga.”
Korban Tewas Mencapai Ratusan, Jutaan Terdampak

Siklon Senyar, yang menghantam Indonesia sebelum bergerak ke Malaysia dan Thailand, memicu hujan berhari-hari, banjir bandang, dan tanah longsor. Di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat, bencana ini telah menewaskan 836 orang hingga Kamis kemarin. Ratusan warga masih hilang, sementara lebih dari 570.000 orang mengungsi.









