Porostimur.com, Manado — Banjir akibat intensitas hujan tinggi melanda Kecamatan Sario, Kota Manado, Sabtu (14/2/2026). Sedikitnya 175 rumah di sejumlah kelurahan terendam setelah Sungai Sario meluap dan memasuki kawasan permukiman warga.
Aparat dari Polda Sulawesi Utara langsung dikerahkan untuk mengevakuasi warga terdampak serta mengamankan wilayah yang ditinggalkan penghuninya.
Kabid Humas Polda Sulut, Alamsyah P Hasibuan, mengatakan fokus utama kepolisian saat ini adalah memastikan keselamatan warga serta mengantisipasi potensi gangguan keamanan selama bencana berlangsung.
“Fokus utama kami saat ini adalah keselamatan warga melalui proses evakuasi dan pengamanan lokasi. Berdasarkan laporan, luapan air sungai telah masuk ke permukiman dengan ketinggian rata-rata setinggi lutut orang dewasa,” ujar Alamsyah kepada media.
Evakuasi dan Pengamanan Permukiman
Petugas kepolisian bersama tim gabungan mengevakuasi warga dari rumah-rumah yang terendam menuju lokasi aman. Selain itu, aparat juga melakukan penjagaan ketat di kawasan permukiman yang ditinggalkan warga mengungsi.
Langkah ini diambil untuk mencegah tindak kriminalitas, terutama pencurian di rumah-rumah kosong saat situasi bencana.
“Personel juga kami instruksikan menjaga rumah-rumah yang ditinggalkan agar tidak terjadi tindak kriminalitas di tengah situasi bencana,” kata Alamsyah.









