Ojol Tewas Dilindas Rantis, Situasi Memanas hingga Otista: Polisi Disandera Massa

oleh -1 Dilihat
Polisi mengamankan kericuhan massa di Jalan Otista, Jakarta Timur. (dok. Istimewa)

“Masih kita dalami siapa yang mengendarai. Yang jelas tujuh orang ini ada dalam satu kendaraan,” jelas Kadiv Propam Polri Irjen Abdul Karim.

Amarah Publik Meledak di Media Sosial

Video detik-detik Affan dilindas rantis viral di media sosial dan memicu gelombang protes. Kata kunci “ojol”, “Brimob”, “dilindas” menduduki trending topic di X dengan ratusan ribu unggahan.

“Semua mata melihat. Sudah saatnya kita sadar dan melawan. Stop apatis atau kita akan kehilangan semua hak kita,” ujar influencer @jeromepolin.

“BIADAB! Apa esensinya ngebut dengan kendaraan lapis baja di tengah kerumunan massa?” kritik influencer otomotif @fitra.eri.

Netizen lain juga meluapkan kesedihannya. “Masih nangisin bapak ojol, ya Allah pak tersayat banget hati ini liatnya,” tulis salah satu akun.

Baca Juga  Sassuolo Tahan AC Milan 1-1, Jay Idzes Absen karena Cedera

GoTo Ikut Berduka

Pihak perusahaan transportasi daring pun angkat bicara. Direktur Public Affairs & Communications GoTo, Ade Mulya, menyampaikan duka cita yang mendalam.

“Doa dan simpati tulus kami sampaikan untuk korban serta keluarga yang terdampak,” ujarnya.

Kericuhan yang bermula dari Pejompongan kini meluas ke berbagai titik Ibu Kota, menambah sorotan publik terhadap profesionalitas aparat dalam menangani massa. Pemeriksaan terhadap tujuh anggota Brimob masih berlangsung, sementara masyarakat menuntut keadilan penuh bagi almarhum Affan Kurniawan. (red/dtc)

No More Posts Available.

No more pages to load.