Ojol Tewas Dilindas Rantis, Situasi Memanas hingga Otista: Polisi Disandera Massa

oleh -127 views
Polisi mengamankan kericuhan massa di Jalan Otista, Jakarta Timur. (dok. Istimewa)

Porostimur.com, Jakarta – Gelombang kericuhan pascainsiden tewasnya pengemudi ojek online (ojol) Affan Kurniawan yang dilindas kendaraan taktis (rantis) Brimob terus meluas. Setelah kawasan Kwitang dan Senen, kini massa meluapkan amarahnya di Jalan Otista, Jakarta Timur, Jumat (29/8/2025) dini hari.

Anggota Lantas Disandera Massa

Kapolres Metro Jakarta Timur, Kombes Alfian Nurrizal, membenarkan bahwa seorang anggota lalu lintas sempat diculik dan disandera massa pada pukul 03.00 WIB.

“Mereka menculik salah satu anggota lalin. Tidak dipukuli, hanya disandera. Tapi anggota sudah berhasil kita amankan,” ujarnya.

Massa juga sempat membakar ban di tengah jalan. Hingga pagi, polisi masih berjaga dan melakukan negosiasi agar kerumunan bubar. “Saat ini kita status quo di Jalan Otista,” tambah Alfian.

Kapolri Minta Maaf, 7 Brimob Diperiksa

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo langsung turun tangan. Di RSCM, ia menemui keluarga almarhum Affan dan menyampaikan permohonan maaf.

Baca Juga  Hardiknas 2026, Benhur Watubun: Pendidikan Harus Menjangkau Semua Pulau di Maluku

“Saya mengucapkan belasungkawa dan dukacita yang sangat mendalam terhadap almarhum Affan. Saya juga meminta maaf secara langsung kepada keluarga,” kata Kapolri.

Sigit memastikan kasus ini ditangani transparan. Propam Polri kini memeriksa tujuh anggota Brimob Polda Metro Jaya yang berada di dalam rantis Barakuda saat insiden. Mereka adalah Kompol C, Aipda M, Bripka R, Briptu D, Bripda M, Bharaka Y, dan Bharaka J.

No More Posts Available.

No more pages to load.