Pada Trump Kita Takluk

oleh -377 views
Made Supriatma

Tarif ini adalah perang dagang antara AS dengan seluruh dunia. Memang benar bahwa AS adalah ekonomi terbesar. Selain itu juga konsumen terbesar karena dia paling makmur. Maka negara-negara lain menjual ke Amerika — karena hanya mereka yang mampu menelan semua barang-barang itu.

Oleh karena itu, saya kira harus ada negara-negara dunia yang harus mulai melirik satu sama lain untuk saling bekerjasama dan meninggalkan ekonomi Amerika. Saya kira, Amerika tidak bisa sendirian dengan keangkuhannya seperti sekarang ini.

Itu sudah mulai dilakukan. Produk-produk pertanian Amerika sudah ditolak di mana-mana. Ada-ada saja alasan untuk menolaknya. Mesir dengan tiba-tiba menginspeksi kedelai Amerika dan mendapati bahan-bahan kimia yang berada di atas ambang batas yang diijinkan negara itu. Kedelai itu ditolak masuk ke Mesir.

Baca Juga  Umar Lessy: Golkar Harus Hadir Nyata dan Dekat dengan Rakyat Tanimbar

Hal-hal kecil semacam itu sedang dilakukan oleh banyak negara. Tidak dengan bikin keributan tapi diam-diam. Kanada, yang dihina Trump untuk menjadi negara bagian ke 51 Amerika, sudah mulai menggantikan posisi AS untuk segala macam barang. Brazil — di mana AS punya surplus perdagangan $7 miliar tapi tetap diancam tarif 50% — tiba-tiba mendapatkan banyak permintaan dari produk pertanian dan peternakan. Demikian juga Argentina.

No More Posts Available.

No more pages to load.