Harmoni Sebagai Fondasi Pembangunan
Sementara itu, Gubernur Maluku dalam sambutannya menegaskan tema peringatan tahun ini, “80 Tahun Maluku Merajut Harmoni, Membangun Negeri.”
Ia menyebut bahwa keberagaman suku, agama, dan budaya di Maluku adalah anugerah yang harus terus dirajut dalam semangat persaudaraan.
“Dari harmoni itulah kita membangun Maluku, mulai dari infrastruktur, perekonomian, sosial budaya, hingga membentuk manusia Maluku yang unggul, berdaya saing, dan bermartabat,” tegasnya.
Gubernur juga memaparkan sejumlah capaian, termasuk penurunan angka kemiskinan dari 16,05 persen di tahun 2024 menjadi 15,38 persen per Maret 2025, serta pertumbuhan ekonomi triwulan I-2025 yang mencapai 5,07 persen.
Ia menekankan pentingnya penciptaan lapangan kerja menghadapi bonus demografi, sekaligus percepatan proyek strategis nasional seperti Blok Masela, Bendungan Waepo, dan Maluku Integrated Port.
Menuju Indonesia Emas 2045
Rapat Paripurna HUT ke-80 ditutup dengan seruan bersama agar seluruh elemen masyarakat Maluku bergandengan tangan membangun negeri raja-raja menuju masa depan yang lebih baik, adil, dan sejahtera.
“Dirgahayu Provinsi Maluku ke-80. Satukan tekad, majulah Maluku, jayalah Maluku,” demikian penutup pidato resmi yang menggema di ruang paripurna DPRD Maluku. (Leonard Manuputty)









