Arab-Latin: A famay ya’lamu annamā unzila ilaika mirrabbikal-ḥaqqu kaman huwa a’mā, innamā yatażakkaru ulul-albāb
Artinya: “Apakah orang yang mengetahui bahwa apa yang diturunkan kepadamu (Nabi Muhammad) dari Tuhanmu adalah kebenaran sama dengan orang yang buta? Hanya orang yang berakal sehat sajalah yang dapat mengambil pelajaran.”
3. Bertakwa dan Bersabar
Ulul albab juga digambarkan sebagai orang-orang yang bertakwa kepada Allah SWT dan sabar dalam menghadapi ujian. Mereka tidak tergesa-gesa dalam bertindak, melainkan selalu menimbang dengan hikmah dan kesabaran.
Karakteristik ini disebutkan dalam surah Az-Zumar ayat 18, bahwa mereka mendengarkan perkataan dengan baik dan mengikuti yang terbaik dari perkataan itu.
ٱلَّذِينَ يَسْتَمِعُونَ ٱلْقَوْلَ فَيَتَّبِعُونَ أَحْسَنَهُۥٓ ۚ أُو۟لَٰٓئِكَ ٱلَّذِينَ هَدَىٰهُمُ ٱللَّهُ ۖ وَأُو۟لَٰٓئِكَ هُمْ أُو۟لُوا۟ ٱلْأَلْبَٰبِ
Arab-Latin: Alladzina yastami’ụnal-qaula fayattabi’ụna aḥsanah, ulā`ikallażīna hadāhumullāhu waulā`ika hum ulul-albāb
Artinya: “(Yaitu) mereka yang mendengarkan perkataan lalu mengikuti apa yang paling baik di antaranya.661) Mereka itulah orang-orang yang telah diberi petunjuk oleh Allah dan mereka itulah ululalbab (orang-orang yang mempunyai akal sehat).”









