Keutamaan Ulul Albab
Allah memberikan beberapa keutamaan khusus kepada ulul albab. Beberapa keutamaan ini tercantum dalam Al-Qur’an.
1. Dapat Mengambil Pelajaran dari Setiap Tanda Kebesaran Allah
Ulul albab senantiasa mampu mengambil hikmah dari setiap fenomena alam dan peristiwa kehidupan. Mereka memahami bahwa segala yang terjadi di dunia ini merupakan kehendak Allah SWT dan mengandung makna yang mendalam.
Sebagaimana disebutkan dalam surah Al-Baqarah ayat 269:
يُؤْتِى ٱلْحِكْمَةَ مَن يَشَآءُ ۚ وَمَن يُؤْتَ ٱلْحِكْمَةَ فَقَدْ أُوتِىَ خَيْرًا كَثِيرًا ۗ وَمَا يَذَّكَّرُ إِلَّآ أُو۟لُوا۟ ٱلْأَلْبَٰبِ
Arab-Latin: Yu`til-ḥikmata may yasyā`, wamay yu`tal-ḥikmata faqad ụtiya khairang kaṡīrā, wamā yażżakkaru illā ulul-albāb
Artinya: “Dia (Allah) menganugerahkan hikmah kepada siapa yang Dia kehendaki. Siapa yang dianugerahi hikmah, sungguh dia telah dianugerahi kebaikan yang banyak. Tidak ada yang dapat mengambil pelajaran (darinya), kecuali ulul albab.”
2. Mendapatkan Hidayah dan Cahaya dari Allah
Ulul albab mendapatkan petunjuk khusus dari Allah SWT karena kecerdasan dan ketakwaan mereka. Dalam surah An-Nur ayat 35, Allah SWT menjelaskan bahwa hidayah itu datang kepada mereka yang berpikir dan memiliki cahaya keimanan.
للَّهُ نُورُ ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَٱلْأَرْضِ ۚ مَثَلُ نُورِهِۦ كَمِشْكَوٰةٍ فِيهَا مِصْبَاحٌ ۖ ٱلْمِصْبَاحُ فِى زُجَاجَةٍ ۖ ٱلزُّجَاجَةُ كَأَنَّهَا كَوْكَبٌ دُرِّىٌّ يُوقَدُ مِن شَجَرَةٍ مُّبَٰرَكَةٍ زَيْتُونَةٍ لَّا شَرْقِيَّةٍ وَلَا غَرْبِيَّةٍ يَكَادُ زَيْتُهَا يُضِىٓءُ وَلَوْ لَمْ تَمْسَسْهُ نَارٌ ۚ نُّورٌ عَلَىٰ نُورٍ ۗ يَهْدِى ٱللَّهُ لِنُورِهِۦ مَن يَشَآءُ ۚ وَيَضْرِبُ ٱللَّهُ ٱلْأَمْثَٰلَ لِلنَّاسِ ۗ وَٱللَّهُ بِكُلِّ شَىْءٍ عَلِيمٌ









