Porostimur.com, Ambon — Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) Sanctus Fransiskus Xaverius Cabang Ambon menyatakan akan membawa catatan kritis terkait kinerja Kepolisian Daerah (Polda) Maluku ke tingkat pusat.
Langkah itu dilakukan menyusul penilaian organisasi tersebut terhadap penanganan sejumlah konflik horizontal dan proses penegakan hukum di Maluku yang dinilai belum berjalan secara optimal dan transparan.
Ketua Presidium PMKRI Cabang Ambon Maikel Alfa Jaftoran, mengatakan pihaknya kini tengah menyusun dokumen yang disebut sebagai “Rapor Merah” Polda Maluku. Dokumen tersebut rencananya akan disampaikan langsung kepada Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo di Jakarta.
“Kami PMKRI Cabang Ambon tidak akan membiarkan persoalan konflik di Maluku ini terus didiamkan tanpa penyelesaian yang konkret dan terbuka. Rapor merah atas kegagalan ini akan kami bawa dan kawal langsung sampai ke meja Kapolri,” tegas Maikel dalam keterangannya.
Menurut Maikel, langkah tersebut merupakan bagian dari upaya PMKRI Ambon mendorong adanya perhatian lebih serius terhadap persoalan keamanan dan penegakan hukum di Maluku.
PMKRI Soroti Penanganan Konflik di Maluku
PMKRI Ambon menilai sejumlah persoalan konflik horizontal yang terjadi di Maluku membutuhkan penanganan yang lebih terbuka, terukur, dan menyentuh akar persoalan.









