@porostimur.com | Pekanbaru: Polda Riau menembak mati Satriandi, pecatan polisi yang menjadi gembong narkoba di Pekanbaru, Selasa (23/7).
Polisi menyita senjata api, granat, 668 butir amunisi, serta 31 rekening bank dan paspor.

Selama ini Satriandi berstatus sebagai buronan nomor satu di Bumi Lancang Kuning karena sebelumnya kabur dari penjara dengan menodongkan senjata api ke sipir penjara.
Satriandi tewas ditembak di sebuah rumah di Jalan Sepakat, Kelurahan Sidomulyo Barat, Kecamatan Tampan, Kota Pekanbaru. Sempat terjadi baku tembak di lokasi kejadian.
Dua orang tewas, termasuk seorang di antaranya dipastikan Satriandi serta rekannya yang belum diketahui identitasnya.

“Iya, ditangkap di Jalan Sepakat. Saya masih ngurus (jenazah) dulu,” kata Kepala Sub Direktorat III Direktorat Kriminal Umum Polda Riau, AKBP Muhammad Kholik kepada wartawan.
Baku tembak terjadi sekitar pukul 07.30 WIB dan berlangsung beberapa menit. Dalam insiden tersebut, seorang polisi juga dikabarkan terluka dan saat ini telah dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Riau untuk menjalani perawatan.
Informasi yang dirangkum, terdapat tiga orang yang berada di dalam rumah persembunyian Satriandi saat penggerebekan berlangsung. Namun, upaya polisi menangkap Satriandi mendapat perlawanan sehingga terjadi baku tembak.




