Puncak Arus Mudik Lebaran di Pelabuhan Ambon Capai 1.600 Penumpang

oleh -17 Dilihat
Puncak arus mudik Lebaran 1447 Hijriah di Pelabuhan Yos Sudarso Ambon, Maluku, terjadi pada Jumat (13/3/2026) yang ditandai dengan kedatangan dua kapal milik PT Pelayaran Nasional Indonesia (Persero) atau Pelni secara hampir bersamaan.

Menurut Marthin, PT Pelni telah menyiapkan 12 kapal untuk melayani arus mudik di kawasan timur Indonesia. Kapal-kapal tersebut di antaranya KM Labobar, KM Nggapulu, KM Ciremai, KM Gunung Dempo, KM Sirimau, KM Leuser, dan KM Pangrango.

ASDP Tambah Trip Hunimua–Waipirit

Sementara itu, untuk lintasan penyeberangan antarprovinsi, PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Cabang Ambon menambah jumlah perjalanan kapal pada lintasan Hunimua–Waipirit menjadi 17 trip per hari.

General Manager ASDP Ambon Syamsuddin Tanassy, menjelaskan bahwa biasanya penyeberangan hanya melayani sekitar 13 trip per hari. Namun setelah berkoordinasi dengan Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Maluku, jumlah perjalanan ditingkatkan guna mengantisipasi lonjakan arus mudik.

Baca Juga  Puluhan Tahun Terisolasi, Warga Watui Terpaksa Tandu Orang Sakit Puluhan Kilometer

“Dengan lima kapal, setiap sekitar satu jam sudah ada kapal yang sandar di dermaga. Jadi kendaraan yang akan menyeberang tidak perlu menunggu terlalu lama,” ujarnya.

Ia menambahkan, pola operasi tersebut dinilai efektif berdasarkan pengalaman pada periode Natal dan Tahun Baru sebelumnya. Bahkan jika satu kapal tambahan dioperasikan selama 24 jam penuh, jumlah perjalanan berpotensi meningkat hingga 20 trip per hari.

Selain itu, waktu bongkar muat kapal juga dipersingkat dari satu jam menjadi sekitar 45 menit pada jam-jam rawan kepadatan.

No More Posts Available.

No more pages to load.