Porostimur.com, Ambon — PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) Cabang Ambon mencatat telah melayani sebanyak 28.109 penumpang selama periode 5 hingga 17 Maret 2026, seiring meningkatnya mobilitas masyarakat pada puncak arus mudik Lebaran 1447 Hijriah.
Kepala Cabang Pelni Ambon, Marthin Haryanto, mengatakan angka tersebut mencerminkan peningkatan signifikan aktivitas perjalanan laut, khususnya dari dan menuju wilayah Maluku.
“Antusiasme masyarakat untuk mudik tahun ini cukup tinggi, sehingga kami memastikan seluruh layanan berjalan optimal, baik dari sisi operasional kapal maupun pelayanan di pelabuhan,” ujarnya, Kamis (19/3/2026).
WFA Dorong Lonjakan Penumpang
Marthin menjelaskan, lonjakan jumlah penumpang tidak terlepas dari kebijakan Work From Anywhere (WFA) yang diberlakukan pemerintah pada 16–17 Maret 2026, sehingga mendorong masyarakat melakukan perjalanan lebih awal.
Berdasarkan data per 17 Maret 2026, Ambon masuk dalam daftar pelabuhan dengan aktivitas tinggi, baik untuk keberangkatan maupun kedatangan penumpang.
Untuk keberangkatan, Ambon menempati posisi keempat dengan 14.446 penumpang setelah Batam, Balikpapan, dan Makassar. Sementara untuk kedatangan, Ambon berada di posisi kelima dengan 13.663 penumpang, di bawah Surabaya, Belawan, Makassar, dan Bau-Bau.









