Ratu Isabella, Sosok Kejam di Balik Berakhirnya Peradaban Islam di Andalusia

oleh -80 Dilihat

Sejak abad 7, umat Islam di Andalusia menjadikan Cordoba sebagai pusat peradaban, tidak hanya Eropa tapi juga di dunia.

Setelah berabad-abad, Granada adalah benteng terakhir yang jadi saksi bisu peradaban Islam di Andalusia padam.

Tidak berlangsung begitu saja, tapi penaklukan itu sebenarnya telah dimulai abad ke-13, dengan latar belakang kepentingan politik dan kekuasaan dan bukan hanya penyebaran agama.

Ratu Isabella membangun kekuasaan bersama Raja Ferdinand

Kisah Kekejaman Ratu Isabella, Sosok di Balik Berakhirnya Peradaban Islam di Andalusia
(foto: britannica)

Isabella tidak sendiri. Setelah menikah dengan Raja Ferdinand 1469, di mulailah penguasaan dan intimidasi kepada orang Islam dan Yahudi di Spanyol. Konon mereka salah satu pasangan paling kuat sepanjang sejarah.

Sebelum Isabella datang, peradaban Islam di Andalusia, Spanyol sedang di masa puncaknya. Mulai dari perkembangan ilmu pengetahuan, tradisi Islam, dan budaya Eropa era abad pertengahan.

Baca Juga  Honda NS125FX Meluncur di Tiongkok, Skutik Sporty Ini Punya Edisi Khusus Gundam

Masa kejayaan Andalusia berlangsung hingga abad 15 Masehi dan tenggelam setelah kekuasaan berganti Monarki Katolik di mana Isabella dan Ferdinand berkuasa sekaligus menghabisi orang-orang Muslim dan Yahudi yang ada di Spanyol.

Muslim dan Yahudi sudah lama diintimidasi  

Kisah Kekejaman Ratu Isabella, Sosok di Balik Berakhirnya Peradaban Islam di Andalusia
(foto: pinterest)

Tidak hanya umat Islam, di Andalusia juga ada Yahudi. Saat itu di bawah kekuasaan Henry III dari Castile dan Leon (tahun 1390-1406), ada semacam intimidasi pada bangsa Muslim dan Yahudi.

No More Posts Available.

No more pages to load.