Bergaya Preman, Oknum Anggota DPRD Malra Tinju Warga Hingga Babak Belur

oleh -214 views
Link Banner

Porostimur.com | Langgur: Jika seorang petinju yang memukul lawan hingga babak belur, itu bukan persoalan baru, namun jika seorang pejabat dalam kapasitasnya Anggota DPRD aktif yang melakukan penganiayayaan terhadap warga, ini yang luar biasa.

Oknum Anggota DPRD Kabupaten Maluku Tenggara yang diduga melakukan tindak kekerasan tersebut bernama Awaludin Rado, dari Partai Hanura, sementara korban bernama Umar Rado.

Kepada jurnalis porostimur.com, Ahad (5/9/2021), Umar yang merupakan korban menuturkan, tepat hari Kamis tanggal, 2 September lalu, sekira pukul 11.00 WIT, pelaku datang ke kediaman korban bersama saudaranya, Yani Rado langsung melayangkan tinjunya hingga dirinya babak-belur.

Umar mengaku tidak tahu apa yang mendasari pemukulan terhadap dirinya, namun menurutnya, pelaku Awaludin tersinggung dengan unggahan status di beranda fecebook miliknya.

“Padahal, postingan tersebut, sebenarny tidak menyudutkan atau menyinggung pelaku, namun pelaku ke kediaman saya langsung melakukan aksinya bak seorang petinju,” ujarnya.

Baca Juga  Diduga Korsleting Listrik, Rumah Nur Asma Ludes Dilalap Jago Merah

Umar bilang, pelaku bersama saudara melayangkan tinju tanpa hentinya, hingga kening kanan atas mengalami pendarahan yang cukup parah.

“Bukan hanya kening, akan tetapi sebagian wajah korban juga terasa perih dan memar,” terang Umar.

Dengan kejadian ini, pihak keluarga korban telah bersepakat, untuk menempuh jalur hukum, dan tidak ada kata penyelesaian di luar jalur hukum.

“Kejadian ini telah kami laporkan secara resmi di Mapolres Maluku Tenggara, dan sementara di lakukan penyelidikan,” tukasnya.

Kapolres Maluku Tenggara, AKBP. Dax Imanelle Samson Manuputty yang dihubungi melalui sambungan telepon membenarkan kejadian tersebut, di mana telah terjadi pemukulan yang di lakukan oleh seorang Anggota DPRD Malra terhadap warga.

Baca Juga  Gempa Magnitudo 4,9 Guncang Ternate, Pusatnya di Laut

“Untuk selanjutnya Unit Reskrim sementara meminta keterangan para saksi dan bukti lain, untuk selanjutnya diproses,” terang Manuputty.

Hingga berita ini diturunkan, yang bersangkutan dalam hal ini pelaku pemukulan Awaludi Rado belum bisa dihubungi untuk dimintai keterangan. (saad)

No More Posts Available.

No more pages to load.