Porostimur.com, Ambon – Persoalan listrik di sejumlah pelosok Maluku ditargetkan tidak lagi menjadi cerita panjang hingga 2027. Pemerintah melalui PT PLN (Persero) disebut menyiapkan anggaran sekitar Rp9 triliun untuk mempercepat pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan di Maluku dan Maluku Utara, termasuk mengejar elektrifikasi 104 desa di Maluku yang hingga kini belum teraliri listrik.
Target tersebut terungkap setelah Komisi II DPRD Provinsi Maluku melakukan koordinasi langsung dengan jajaran PLN Pusat di kawasan Blok M, Jakarta, Kamis (20/8/2026).
Ketua Komisi II DPRD Provinsi Maluku Irawadi, mengatakan pertemuan tersebut secara khusus membahas percepatan program kelistrikan di Maluku, terutama penyelesaian persoalan desa-desa yang masih belum mendapatkan akses listrik.
“Ini bagian dari upaya kita menjemput anggaran pusat untuk menjawab persoalan kelistrikan di Maluku. Kita tidak ingin masyarakat di desa-desa terus berada dalam kondisi gelap karena belum mendapatkan akses listrik,” kata Irawadi saat dihubungi dari Ambon, Selasa (1/9/2026).
Menurutnya, berdasarkan data yang dihimpun dalam dua tahun terakhir, masih terdapat 104 desa di Maluku yang belum mendapatkan akses listrik secara memadai.









