Rp9 Triliun Disiapkan untuk Terangi 104 Desa di Maluku, DPRD Targetkan Tuntas 2027

oleh -55 Dilihat
Ketua Komisi II DPRD Provinsi Maluku Irawadi, mengatakan pertemuan tersebut secara khusus membahas percepatan program kelistrikan di Maluku, terutama penyelesaian persoalan desa-desa yang masih belum mendapatkan akses listrik.

Kondisi tersebut dinilai membutuhkan intervensi serius, terutama karena karakteristik geografis Maluku sebagai wilayah kepulauan membuat pembangunan jaringan listrik tidak bisa dilakukan dengan satu pola yang sama.

104 Desa Ditargetkan Terang pada 2027

Irawadi mengungkapkan, hasil koordinasi dengan PLN Pusat melahirkan komitmen agar seluruh 104 desa tersebut dapat menikmati listrik paling lambat pada 2027.

“Dari pertemuan dengan PLN Pusat, kami menyepakati komitmen bersama bahwa paling lambat pada tahun 2027 seluruh 104 desa tersebut sudah harus teraliri listrik secara 100 persen,” tegasnya.

Dukungan anggaran sekitar Rp9 triliun tersebut, kata Irawadi, akan diarahkan untuk mempercepat pelaksanaan program Listrik Desa (Lisdes).

Pembangunan infrastruktur akan disesuaikan dengan kondisi geografis dan potensi energi masing-masing wilayah. Desa dengan karakteristik tertentu dapat menggunakan Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD), sementara wilayah yang memiliki potensi energi matahari dapat dikembangkan menggunakan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS).

Baca Juga  Peserta Latsar CPNS Alami Gangguan Kesehatan, DPRD Maluku Minta BPSDM Evaluasi Vendor Katering

“Jadi tidak semua desa harus menggunakan pola yang sama. Kondisi geografis Maluku sangat beragam, sehingga sistem kelistrikannya harus disesuaikan dengan kondisi masing-masing desa,” jelasnya.

No More Posts Available.

No more pages to load.