Pangan Lokal Jadi Senjata Perangi Stunting
Salah satu strategi yang didorong Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara adalah optimalisasi sumber pangan lokal.
Thaher menyebut Maluku Tenggara memiliki kekayaan pangan yang dapat diolah menjadi makanan bergizi bagi keluarga, terutama untuk memenuhi kebutuhan gizi anak.
Karena itu, pemberian makanan tambahan tidak harus bergantung pada bahan pangan dari luar daerah.
“Pemberian makanan tambahan tidak harus bergantung pada bahan dari luar daerah. Kita harus mampu mengoptimalkan potensi pangan lokal, terutama protein hewani, dengan prinsip bergizi, seimbang, beragam, sehat dan aman,” katanya.
Menurutnya, pemanfaatan pangan lokal tidak hanya berkaitan dengan pemenuhan gizi. Lebih jauh, langkah tersebut dapat memperkuat kemandirian pangan keluarga sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap potensi sumber daya yang tersedia di lingkungan mereka sendiri.
Thaher juga mengingatkan pencegahan stunting harus menjadi bagian dari kebiasaan sehari-hari masyarakat. Konsumsi makanan bergizi dan beragam, menjaga kebersihan lingkungan, menggunakan air bersih, mencuci tangan dengan sabun serta rutin memanfaatkan layanan Posyandu dan fasilitas kesehatan merupakan bagian penting dari upaya tersebut.









