Stunting Maluku Tenggara Turun Jadi 10,25 Persen, Thaher Hanubun Minta Intervensi Diperkuat

oleh -74 Dilihat
Bupati Maluku Tenggara Muhamad Thaher Hanubun, menegaskan upaya pencegahan harus dilakukan secara berkelanjutan dan dimulai jauh sebelum seorang anak lahir. Foto: Yudi

Pangan Lokal Jadi Senjata Perangi Stunting

Salah satu strategi yang didorong Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara adalah optimalisasi sumber pangan lokal.

Thaher menyebut Maluku Tenggara memiliki kekayaan pangan yang dapat diolah menjadi makanan bergizi bagi keluarga, terutama untuk memenuhi kebutuhan gizi anak.

Karena itu, pemberian makanan tambahan tidak harus bergantung pada bahan pangan dari luar daerah.

“Pemberian makanan tambahan tidak harus bergantung pada bahan dari luar daerah. Kita harus mampu mengoptimalkan potensi pangan lokal, terutama protein hewani, dengan prinsip bergizi, seimbang, beragam, sehat dan aman,” katanya.

Menurutnya, pemanfaatan pangan lokal tidak hanya berkaitan dengan pemenuhan gizi. Lebih jauh, langkah tersebut dapat memperkuat kemandirian pangan keluarga sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap potensi sumber daya yang tersedia di lingkungan mereka sendiri.

Baca Juga  Warga Pertanyakan Pengelolaan Dana Desa Kariu 2024–2025 Senilai Rp1 Miliar Lebih

Thaher juga mengingatkan pencegahan stunting harus menjadi bagian dari kebiasaan sehari-hari masyarakat. Konsumsi makanan bergizi dan beragam, menjaga kebersihan lingkungan, menggunakan air bersih, mencuci tangan dengan sabun serta rutin memanfaatkan layanan Posyandu dan fasilitas kesehatan merupakan bagian penting dari upaya tersebut.

No More Posts Available.

No more pages to load.