Tim SAR Ungkap Identitas 9 Penumpang KLM Garuda Jaya yang Hilang

oleh -4 Dilihat

Porostimur.com | Palu: Proses pencarian terhadap sembilan penumpang Kapal Layar Motor (KLM) Garuda Jaya yang hilang tenggelam di antara perbatasan wilayah Perairan Banggai Kepulauan, Sulawesi Tengah dan Taliabu, Maluku Utara, malam ini untuk sementara dihentikan.

“Operasi pencarian akan kembali dilanjutkan pada Selasa (27/8/2019) pagi,” kata Kepala Basarnas Palu Basrano kepada sejumlah jurnalis, Senin (26/8).

Basarnas Palu juga merilis sembilan penumpang yang belum ditemukan itu masing-masing Jemin Nm Botutihe (28), Aladin Botutihe (31), Moh Iksal Botutihe (29), ketiganya adalah warga Desa Tumbu Mekar, Kecamatan Bone, Kabupaten Bone Bolango, Provinsi Gorontalo.

Berikutnya, Irpan Piyohu (40), warga Desa Mula Mahu, Kabupaten Bone Bolango, Gorontalo.

Kemudian Aris Abdullah, Masrun Ishak (36), Ramin Abdullah, Tahir Kusuma, Ajis Abdullah, kelimanya merupakan warga Desa Batungo Bungo Kecamatan Kwandang, Kabupaten Gorontalo Utara, Provinsi Gorontalo.

Baca Juga  9 Jam Diperiksa Kejari Halsel, Rektor STAIA Labuha Dicecar Soal Dugaan Korupsi Beasiswa

Sembilan korban tersebut berasal dari Gorontalo dengan tujuan Gela, Taliabu dan merupakan pekebun cengkih.

“Sembilan penumpang yang belum ditemukan tersebut adalah warga Provinsi Gorontalo,” katanya.

Sebelumnya diberitakan, KLM Garuda Jaya rute Luwuk, Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah-Taliabu, Maluku Utara karam di perairan antara Banggai dan Taliabu, Sabtu (24/8/2019).