“Partai harus terus memperbarui diri, menyiapkan generasi penerus, dan mampu menjawab tantangan zaman. Di sinilah posisi penting AMPG,” tegasnya.
Umar Lessy berharap AMPG menjadi jembatan antara Partai Golkar dan generasi muda. Sebab, menurutnya, masa depan politik tidak bisa dilepaskan dari keterlibatan anak muda yang memiliki energi, kreativitas, gagasan, serta kemampuan beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan dinamika sosial.
Karena itu, AMPG diharapkan mampu menjadi wajah Partai Golkar yang dekat dengan masyarakat, terutama kalangan muda, melalui komunikasi dan keterlibatan aktif bersama mahasiswa, pelajar, pemuda gereja, pemuda masjid, komunitas kreatif, serta berbagai elemen kepemudaan lainnya.
AMPG Diminta Menjawab Persoalan dan Potensi Maluku
Dalam arahannya, Umar Lessy juga mengingatkan bahwa Maluku memiliki potensi sumber daya alam, kekayaan budaya, serta sumber daya manusia yang besar. Namun, sebagai daerah kepulauan, Maluku masih menghadapi berbagai tantangan pembangunan.
Persoalan pengangguran, keterbatasan kesempatan kerja, kesenjangan pembangunan antarpulau, hingga kebutuhan peningkatan kualitas pendidikan dan kapasitas generasi muda merupakan sejumlah persoalan yang membutuhkan perhatian bersama.
Menurutnya, AMPG tidak boleh hanya menjadi penonton terhadap berbagai persoalan tersebut. Organisasi ini harus mengambil bagian melalui kegiatan produktif, kepedulian sosial, serta gagasan dan solusi yang dapat memberikan kontribusi bagi kemajuan daerah.









