Viral di Prancis hingga Italia, Slogan “Bismillah, C’est les Ténèbres” Jadi Simbol Protes Pelajar

oleh -8 Dilihat
Slogan Bimillah, C’est Les Tenebres viral saat kerusuhan Prancis. Foto/X/@cronica_viva

Berawal dari Dugaan Penyusupan Polisi di Grup Snapchat

Slogan “Bismillah, c’est les ténèbres” mulai dikenal setelah tangkapan layar percakapan Snapchat beredar pada awal Oktober. Saat itu, para pelajar menggunakan aplikasi tersebut untuk berkoordinasi mengenai rencana blokade sekolah sebagai bentuk protes terhadap kondisi pendidikan dan persoalan sosial lainnya.

Dalam salah satu pesan, pengguna dengan nama akun “Mamadou” meminta bergabung ke dalam sebuah grup dengan menulis kalimat yang kurang lebih berarti, “Halo, demi Tuhan, situasinya sedang kacau. Kapan blokade akan dilakukan, sumpah, Bro?” Pesan tersebut disertai emoji bendera Aljazair.

Tangkapan layar lainnya memperlihatkan akun-akun serupa yang menanyakan lokasi blokade, termasuk informasi mengenai orang-orang yang menjual kembang api dan granat asap.

Baca Juga  Pemda Taliabu Titip Aspirasi ke DPD RI, dari Fasilitas Kesehatan hingga Penanganan Bencana

Bagi sejumlah pelajar, gaya bahasa yang dianggap dibuat-buat, penggunaan istilah Arab, bahasa gaul jalanan, serta simbol nasional dalam pesan-pesan tersebut memunculkan kecurigaan. Mereka menduga akun-akun itu dioperasikan oleh petugas kepolisian yang menyamar sebagai remaja untuk menyusup ke grup percakapan privat para pengunjuk rasa.

Meski demikian, dugaan tersebut belum terbukti. Kepolisian dan Kementerian Dalam Negeri Prancis belum memberikan keterangan mengenai tangkapan layar yang beredar. Tidak ada pula verifikasi independen yang memastikan siapa sebenarnya pengelola akun-akun tersebut.

No More Posts Available.

No more pages to load.