Wagub Maluku: Jadilah Orang yang Berpengetahuan Tapi Takut Tuhan

oleh -1 Dilihat

“Kalau ada anak yang punya nilai 5 tidak usah didongkrak menjadi 6. Biar saja dia tidak naik kelas dan tidak lulus. Karena apa? saat ini kolusi dan nepotisme itu masih kencang. Padahal, kita sudah masuk dalam era perdagangan bebas, yang tidak menghendaki adanya KKN,” sambung Wagub.

Mantan Bupati MDB ini juga mengisahkan perjalanan hidupnya. Ia bercerita dulu dirinya meniti karir menjadi pegawai di Dinas Sosial Provinsi Maluku, kemudian dipindahkan ke Tual, dan ketika Kabupaten MTB mekar, dirinya lalu pindah ke MTB.

Saat bertugas di Kantor Bupati MTB, pada tahun 2006 lantas dicalonkan bersama Pak Bito menjadi Wakil Bupati MTB, karirnya kemudian berlanjut ketika menang di pilkada MTB.

Baca Juga  UU Reforma Agraria Disahkan, Saadiah Uluputty Soroti Persoalan Tanah dan Hak Masyarakat Adat Maluku

Tahun 2008 saat Kabupaten MBD mekar dan tahun 2010 digelar Pilkada Ia pun terpilih menjadi bupati pertama untuk periode 2011-2016.

“Beta mencalonkan diri menang dan menyelesaikan periode pertama. Kemudian 2016 beta maju lagi untuk periode 2016-2021 menang lagi. Tapi di tahun ke tiga periode kedua atas perkenan pilihan rakyat beta bersama pak Murad terpilih dan dilantik menjadi gubernur dan Wagub Maluku,” bebernya.

Untuk itu, Wagub meningkatkan, agar anak-anak bisa menanamkan nilai agama pada diri masing-masing.