Warga Ternate Keluhkan Kualitas Buruk Beras SPHP Bulog

oleh -107 views

Porostimur.com, Ternate – Program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) yang dijalankan Perum Bulog kini telah banyak tersalur ke masyarakat Kota Ternate. Namun, sejumlah warga mengeluhkan kualitas beras SPHP yang mereka terima, yang terlihat sudah berubah warna menjadi abu-abu.

Beberapa warga yang ditemui media mengaku was-was saat menggunakan beras SPHP yang dibagikan melalui distribusi Kepolisian ke berbagai kelurahan.

“Beras yang kami beli, setelah dimasak warnanya tidak baik, bahkan ada yang hampir menghitam,” ungkap seorang warga sambil memperlihatkan nasi yang sudah matang.

Beras SPHP dijual dengan harga Rp65.000 per kemasan 5 kilogram, atau setara Rp12.500 per kilogram. Saat ini, tersisa sekitar 1.200 ton beras yang masih tersimpan di Gudang Perum Bulog Tabahawa, Ternate, sejak Mei 2024.

Inspeksi mendadak (sidak) yang dilakukan Ketua Komisi IV DPR RI Siti Hediati Hariyadi (Titiek Soeharto) pada 23 September 2025, menemukan kondisi serupa.

Tim Komisi IV mencatat sebagian beras impor masih terjaga kualitasnya, tetapi beras lokal terlihat sudah menurun mutunya dan berubah warna menjadi abu-abu.

Beras SPHP sendiri merupakan produk pemerintah yang diperoleh melalui penyerapan Bulog dari petani. Setelah dikemas, beras ini disalurkan melalui berbagai saluran, antara lain:

No More Posts Available.

No more pages to load.