Zulhafri Abdullah Komitmen Bangun Kabupaten Kepulauan Sula

oleh -90 views
Link Banner

Porostimur.com | Sanana: Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Zulhafri Abdullah yang juga Kandidat kuat calon Bupati Kepulauan Sula berkomitmen membangun daerah itu bila kelak dipercayakan dan menjadi bupati difinitif.

Penegasan ini disampaikan Zulhafri kepada porostimur.com, Minggu (9/12/2019).

Wakil bupati aktif ini mengungkapkan, sebagai pimpinan partai Islam dan terutama sebagai putra asli Sula, Ia berkomitmen dengan visi dan misinya untuk membangun Kepulauan Sula yang bermartabat dan berkemajuan.

“Oleh karena itu visi saya sebuah gagasan abstrak terwujudnya sebuah masyarakat Kabupaten Kepulauan Sula yang berkarakter  religius, mandiri, berwawasan serta berperadaban modern,” tukas Zulhafri.

Zulhafri menuturkan, Sula Bermartabat yang dia maksud adalah terwujudnya sebuah peradaban yang berkemajuan dalam berbagai aspek, mulai dari aspek pemilikan masyarakat dan yang lainnya.

Baca Juga  Bupati Sula Rolling Sejumlah Pimpinan SKPD

Dalam rangka mencapai Sula Bermartabat itu, menurutnya salah satu program yang akan dijadikan prioritas adalah Gerakan Sula Magrib Mengaji dan Gerakan Sula Membaca.

Program ini menurutnya, selain bermanfaat bagi masyarakat, terutama anak dan generasi muda saat ini, juga penting bagi membangun generasi Sula masa depan yang memiliki karakter dan identitas sebagai orang Sula.

Zulhafri berjanji akan menjadikan kedua program initiative sebagai program prioritas pemerintah kabupaten Kepulauan Sula apabila dirinya terpilih sebagai bupati.

“Jadikan saya bupati dan akan saya tentukan kiat membangun Kabupaten Kepulauan Sula yang bermartabat dan berkemajuan,” katanya diplomatis.

Secara khusus Zulhafri juga menyentil soal adat istiadat yang telah menjadi peradaban masyarakat Sula sejak ratusan tahun lampau. Adat itu akan tetap dipertahannya dalam kehidupan kekinian masyarakat .

Baca Juga  Bupati Hendrata Tutup Festival Gendang Sahur di Desa Nahi

Ia juga menjanjikan akan menghidupkan kantor perwakilan kabupaten di Falabisahaya, selama akses transportasi lewat darat maupun laut masih sulit, sehingga mempermudah pelayanan kepada masyarakat yang ada di Kecamatan Mangole Barat dan Mangole Utara.

Soal keluhan sebagian masyarakat tentang dirinya yang cenderung diam selama menjabat sebagai wakil bupati, Zulhafri mengatakan dirinya berusaha untuk bekerja sesuai ketentuan perundang-undangan dan taat pada aturan yang berlaku.

Dismping itu dirinya juga berupaya untuk menjaga suasana kebatinan dan kedamaian agar tidak tercipta perpecahan dan segregasi di tengah masyarakat.

“Intinya saya berpegang pada tata aturan dan meminimalisir potensi gesekan yang bisa terjadi di masyarakat. (Ifo/raka)