5 Risiko yang Bisa Terjadi Kalau Kamu Nikah Siri, Yakin Mau?

oleh -25 Dilihat

Meski hanya selembar kertas, tapi akta perkawinan itu penting. Ketiadaan akta perkawinan saat menikah siri membuat posisi kamu dan anakmu sangat riskan. Walaupun secara agama, mau nikah siri atau nikah resmi, suami tetap punya kewajiban untuk memberi nafkah, tapi kita lihat fakta di lapangan.

Sudah berapa banyak anak yang dibiarkan begitu saja oleh para pria tak bertanggung jawab karena anak tak punya landasan hukum akibat hasil dari pernikahan di bawah tangan. Ia tak bisa menuntut ayahnya untuk memberi nafkah dan terpaksa harus mengandalkan pada ibunya. Kamu pun terpaksa harus berjuang jadi single parent tanpa ada kontribusi sama sekali dari pria yang dulu sempat membuatmu terbutakan cinta olehnya.

Baca Juga  Bela Betonisasi Waitomu, Morits Tamaela Kena Sentil, DPP NasDem Diminta Beri Pendidikan Lingkungan

3. Status anak jadi lemah

Pexels.com/Elina SazonovaPexels.com/Elina Sazonova

Kerugian lain dari menikah siri adalah risikonya terhadap anak. Karena tak memiliki legalitas hukum, posisi anak jadi lemah. Ini yang kerap membuat anak sering tak diakui oleh ayah atau keluarga dari pihak ayah. Tak masalah kalau jalannya keluargamu baik-baik saja. Tapi kalau bermasalah, kasihan anakmu karena jadi ditelantarkan oleh ayahnya dan tidak mendapat pengakuan.

4. Berpengaruh buruk bagi psikologis anak

Pexels.com/Daria ObymahaPexels.com/Daria Obymaha

Risiko lain yang akan dihadapi anak ketika kamu memutuskan untuk menikah siri adalah anak jadi merasa tak diakui oleh sekitarnya. Ia merasa seperti anak buangan saat kehadiran ayahnya antara ada dan tiada.

No More Posts Available.

No more pages to load.