Porostimur.com | Riyadh: Masjid-masjid di Arab Saudi yang biasanya padat saat Ramadan, tahun ini akan sepi. Pemerintah Saudi telah memerintahkan warganya untuk salat tarawih di rumah, jika wabah corona masih mendera.
Untuk mencegah penyebaran Covid-19, Kementerian Urusan Islam, Dawah, dan Bimbingan Arab Saudi mengumumkan bahwa shalat tarawih selama bulan Ramadhan hanya akan dilakukan di rumah.
Hal itu mengingat penangguhan shalat di masjid tidak akan dicabut hingga akhir pandemi virus corona berakhir.
Surat kabar Al Riyadh mengutip Dr Abdul Latif Al Sheikh, Menteri Urusan Islam Saudi mengatakan, penangguhan shalat lima waktu di masjid lebih penting daripada penangguhan shalat tarawih.
“Kami meminta kepada Allah SWT untuk menerima doa Tarawih apakah diadakan di masjid, atau di rumah, yang kami pikir lebih baik untuk kesehatan masyarakat. Kami meminta kepada Allah SWT untuk menerima doa dari kita semua dan melindungi umat manusia dari epidemi yang melanda seluruh dunia,” ujar Al Sheikh seperti dikutip dari Gulfnews, Sabtu (18/4/2020).
Sementara itu, Grand Mufti Arab Saudi Sheikh Abdul Aziz bin Abdullah bin Muhammad al-Sheikh, otoritas keagamaan tertinggi di Arab Saudi juga mengatakan, warga Arab Saudi diminta melaksanakan shalat tarawih dan shalat Idul Fitri di rumah untuk mencegah penyebaran virus corona.




