Bukti Nyata Suzuki Memperhatikan Kebutuhan Konsumen Setianya

oleh -100 views

Porostimur.com – Jakarta: PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) divisi roda dua telah resmi menyuntik mati motor bebek Smash FI.  Disuntik matinya motor bebek Suzuki Smash FI di Indonesia disebabkan penjualannya kurang memuaskan. 

Dengan disuntik matinya produk tersebut, tentu para penggunanya bertanya-tanya soal ketersediaan suku cadang ke depannya nanti. Menanggapi hal ini, Dessy Karmilasari selaku Domestic Spareparts Sales Section Head PT SIS pun angkat bicara.

“Berdasarkan regulasi, kita akan menyediakan suku cadang terhitung sejak produknya discontinue,” ungkap Dessy  saat konferensi pers, hari ini (19/11).

Menurut Dessy, Suzuki akan terus menyediakan suku cadang meskipun sudah lebih dari 10 tahun. Penyediaan suku cadang akan diteruskan selama permintaan dari konsumen ada.

“Kita masih menyediakan suku cadang motor Suzuki RC 100 lansiran 1988. Bahkan filter oli mobil Suzuki ST100 pun kita masih jual, karena masih ada demand-nya,” pungkas Dessy.

Baca Juga  Pria 67 Tahun Diduga Bunuh Diri di Jembatan Merah Putih Ambon, Polisi Selidiki Motif

Motor Bebek Suzuki Smash Terpaksa Disuntik Mati, Ini Penyebabnya

PT Suzuki Indonesia Indomobil Sales (SIS) divisi roda dua telah menyuntik motor bebek Smash FI. Pasang-surut penjualan motor tersebut menjadi alasan utamanya.

Teuku Agha, 2W Sales & Marketing Department Head PT SI mengatakan, ‘disuntik matinya’ motor bebek Suzuki Smash FI di Indonesia lantaran penjualannya yang terus merosot. Secara pangsa pasar, tipe motor ini terus tergerus oleh eksistensi motor matik.

No More Posts Available.

No more pages to load.