Porostimur.com, Sofifi — Alokasi anggaran untuk menunjang operasional Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda Laos dan Wakil Gubernur Sarbin Sehe menuai sorotan. Pasalnya, total belanja yang dialokasikan melalui Biro Umum Setda Provinsi Maluku Utara pada tahun anggaran 2026 mencapai lebih dari Rp12,29 miliar.
Anggaran tersebut mencakup berbagai kebutuhan, mulai dari perjalanan dinas, jasa pengamanan atau bodyguard, hingga pos penghargaan dan penanganan sosial kemasyarakatan.
Perjalanan Dinas Dominasi Anggaran
Berdasarkan data Sistem Informasi Rencana Umum Pengadaan (SIRUP) milik Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP), porsi terbesar anggaran dialokasikan untuk perjalanan dinas dalam dan luar negeri.
Dari total anggaran, sebanyak Rp8,95 miliar dialokasikan dalam tujuh paket belanja perjalanan dinas. Sementara itu, jasa pengamanan atau bodyguard tercatat dalam tiga paket dengan nilai mencapai Rp1,2 miliar.
Tak hanya itu, terdapat pula tiga paket belanja lainnya yang mencakup uang penghargaan atas prestasi, penanganan dampak sosial kemasyarakatan, serta hadiah yang bersifat perlombaan dengan total nilai Rp2 miliar.
Jika diakumulasi, keseluruhan 13 paket kegiatan tersebut menghabiskan anggaran sebesar Rp12.294.000.000 dari APBD Maluku Utara.










