Anos Yermias Pertanyakan Standar Penilaian CELIOS terhadap Kinerja Bahlil Lahadalia

oleh -10 Dilihat
Anggota DPRD Provinsi Maluku dari Fraksi Partai Golkar Anos Yermias, mempertanyakan standar dan indikator penilaian yang digunakan Center of Economic and Law Studies (CELIOS) dalam mengevaluasi kinerja para menteri pada pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.

Porostimur.com, Ambon — Anggota DPRD Provinsi Maluku dari Fraksi Partai Golkar Anos Yermias, mempertanyakan standar dan indikator penilaian yang digunakan Center of Economic and Law Studies (CELIOS) dalam mengevaluasi kinerja para menteri pada pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.

Sorotan Anos muncul setelah Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) sekaligus Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi, Bahlil Lahadalia, ditempatkan pada posisi terbawah dalam pemeringkatan kinerja menteri versi CELIOS dengan skor minus 159.

Anos mengatakan, hasil survei lembaga independen merupakan bagian dari dinamika demokrasi yang harus dihormati. Namun, menurutnya, penilaian terhadap kinerja pejabat negara juga perlu dipahami berdasarkan metodologi, indikator, dan ruang lingkup penelitian yang digunakan.

Baca Juga  KAKI Maluku Desak Inspektorat SBB Periksa Dana Desa Kairatu

“Saya menghormati hasil survei CELIOS. Namun, pertanyaan saya sederhana: apa sebenarnya standar yang digunakan untuk menilai kinerja Bapak Bahlil Lahadalia sehingga memperoleh penilaian sedemikian buruk? Apakah seluruh capaian dan tanggung jawab kementerian sudah diperhitungkan secara proporsional?” ujar Anos dalam keterangannya, Kamis (22/10/2026).

No More Posts Available.

No more pages to load.