Astronom Arab Ungkap Efek Gerhana Matahari Total Jelang Lebaran 2024

oleh -339 views

Porostimur.com, Abu Dhabi – Fenomena Gerhana Matahari Total dijadwalkan akan jatuh pada 8 April 2024 atau menjelang Idulfitri. Menurut Asosiasi Astronomi Uni Emirat Arab (UAE), peristiwa ini akan berpengaruh pada penampakah hilal awal Syawal di wilayahnya.

Ketua Asosiasi Astronomi UEA, Al Jarwan, mengatakan Gerhana Matahari Total akan menyulitkan untuk mengamati bulan sabit Syawal setelah matahari terbenam pada 8 April mendatang. Alhasil, bulan sabit Syawal baru akan tampak pada 9 April 2024.

Sebagai informasi, kelahiran bulan sabit Syawal merupakan penanda berakhirnya bulan Ramadan. Untuk itu, Asosiasi Astronomi UEA menyebut Idulfitri kemungkinan besar jatuh pada 10 April 2024, dikutip dari Gulf News, Jumat (15/3/2024).

NASA menyebut Gerhana Matahari Total yang berlangsung pada 8 April mendatang bisa diamati dari beberapa belahan Bumi. Fenomena tersebut akan melintasi Amerika Utara, Meksiko, Amerika Serikat, dan Kanada.

Pakar Gerhana asal Prancis, Xavier Jubier, mengatakan jalur Gerhana Matahari Total akan membentang di Samudera Pasifik hingga Atlanti seluas 162-200 kilometer.

Baca Juga  Taufik Hamud Kembali Pimpin Golkar Tual, Tegaskan Proses Musda Tetap Demokratis

Titik totalitas terpanjang akan terjadi di Nazas, dekat area Durango, Meksiko, dikutip dari detikcom. Saat bayangan Bulan membesar, masyarakat setempat bisa menyaksikan Gerhana Matahari total selama 4 menit 28 detik.

No More Posts Available.

No more pages to load.